h1

One shot one dream!

February 7, 2009
Strongest Love

Strongest Love

- “People live their lives bound by what they accept as correct and true. That’s how they define “Reality.” But what does it mean to be “correct” or “true”? Merely vague concepts… their “reality” may all be a mirage. Can we consider them to simply be living in their own world, shaped by their beliefs?”
The clash of blood and a brothers love…..He watched him from a distance with only his brother in mind….Love at its strongest -
Taken From: th0m3s @ forums.narutofan.com

Yang jago basa linggis, terjemahin donk… (lol)

h1

I’m Back!

January 31, 2009
Kagebunshin no jutsu!

I'm back!

Setelah sekian lama mengasingkan diri di Myobokuzan.. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke dunia maya. Udah berapa bulan ya? Ah, g penting.. Yang penting saya udah kembali. Meskipun agak telat, gong si facay dulu, haiaaa..

Mengingat gong si facay..

Menimbang perlunya membikin resolusi

Memutuskan: Membuat resolusi!

Resolusi Tahun Ini:

  1. Menyempurnakan diri, sehingga pada akhir tahun saya bisa menyejajarkan diri dengan Itachi (pasti ada yang comment: Apa hubungannya?)
  2. Menjadi PPK yang baik
  3. Meninggalkan Windows dan kejahiliyahan2 yang dibawanya
  4. Memberi ucapan selamat ulang tahun pada “nya” (Siapakah “nya”? nya-plok? nya-kar? ato.. nya-thek.. hhehehe)
  5. Membuat simpanan penyangga (Bukan istri simpanan lho ya..)
  6. Membuat aplikasi persuratan sederhana pake VB
  7. Become a usefull  member of the team

Yah.. tujuh dulu aja.. soalnya, tujuh itu angka istimewa.. Tujuh itu, nomornya Mas Beckham sewaktu kerja di MU (Sekarang dilungsur sama Dhek Ronaldo). Tujuh itu, dipake pada istilah maknificent seven. Dan yang paling penting: di komik naruto dipake buat menamai sebuah kelompok elit, Seven Swordsmen. Dengan Kisame sebagai salah satunya (Chayo Kisame!).

Menunjuk poin kedua resolusi diatas, itu berkenaan dengan telah ditunjuknya diri saya untuk menjadi PPK (Kata seorang teman: Jadi PPK? Iikh.. Najis tralala!). Emang, apa sih PPK itu? Apa bedanya sama BPK? Kok kedengarannya mirip2 juga sama KPK? Di tulisan saya yang berikutnya, akan saya jelaskan sedikit tentang PPK beserta hubungannya dengan singkatan2 lain diatas..

h1

Shuriken DL

August 26, 2008
Shuriken

Shuriken

Hari DL telah tiba.. Hahaha..

Kawan, inilah modal2 kita:

1. Pertanyaan Standar

2. Contoh Laporan yg uda dibuat oleh Mas Amri


Pertanyaan Standar

Tujuan kegiatan adalah (sesuai TOR) :

  • Mengetahui hibah-hibah yang diterima oleh daerah secara langsung dari donor luar negeri

  • Mengetahui pengelolaan hibah yang dilakukan oleh daerah

  • Mengetahui kegiatan-kegiatan yang dibiayai dari hibah

  • Memperbaharui profil hibah daerah berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan pemetaan lanjutan di daerah

  • Membuat rekomendasi terhadap temuan di lapangan

  • Penyusunan dan pemutakhiran data hibah daerah.

Contoh Laporan

Yang Harus Dilaporkan:

1. Dasar Hibah, meliputi: Rincian Umum dan Perikatan.

  • Rincian Umum
  • Perikatan

2. Rincian Kegiatan

  • Perencanaan  Kegiatan
  • Pelaksanaan Kegiatan
  • Pelaporan/Pertanggungjawaban

3. Penyaluran Dana

  • Prosedur Penyaluran Dana
  • Monitoring dan Evaluasi

4. Administrasi di Daerah

h1

Eksistensi

March 12, 2008
“Existence is what is asserted by the verb ‘exist’ (derived from the Latin word ‘existere’, meaning to appear or emerge or stand out)”

Naruto Gaara 2

Setiap orang butuh untuk merasa eksis. Mereka ingin diakui keberadaanya. Terlepas dari bagaimana sifat seserang, baik itu orang extrovert maupun introvert, mereka membutuhkan pengakuan. Pengakuan dari komunitas sekitarnya bahwa dia ada. Pengakuan tersebut bisa berupa interaksi, komunikasi, gud intention, dan yg semacamnya. Tanpa pengakuan seperti itu, manusia akan merasa kesepian, merasa to be let down in the dark, merasa tersisihkan dan termarjinalkan.

Ada kalanya, orang mempunyai sifat dominan. Artinya, dalam suatu komunitas, keberadaanya cukup diakui bahkan bisa mengarahkan/membentuk opini dalam komunitas tersebut. Sayangnya, tidak semua orang yang dominan itu baik sifatnya. Alih2 untuk “menggandeng” orang yg kurang dominan, yang dilakukan justru menenggelamkan orang yang kurang dominan. Orang yg kurang dominan akan merasa diacuhkan, tersisih, dan tidak dianggap.

Mungkin orang yang kurang dominan itu dianggap “tidak gaul”. Dan orang yang dominan itu dianggap “gaul”. Kalo udah pernah baca Naruto, pasti tau apa arti eksistensi. Aq eksis, kamu eksis, dan kita eksis. Dan janganlah eksistensi itu digunakan untuk menghapus eksistensi lain. Karena, yang demikian itu seperti peribahasa: Teman makan teman.. (Apa hubungannya ya? Mbuh.. inyong juga g ngarti..hehehe)

- Tulisan ini telah diedit karena sebelumnya berpotensi mengakibatkan kanker, impotensi, kehamilan, dan hal-hal yang tidak diinginkan.. -

h1

Modern Myth

February 4, 2008

MitosHare gene percaya mitos???!!
Percaya g percaya, teserah. Tau pesawat kan? (Sori bwt yg udah langganan naek pesawat). Pesawat itu ya, kan dibikin dengan penuh perhitungan yg amat2 logis. Sampe para pakar pesawat terbang pada botak kepalanya untuk memikirkan gimana cara mbikin pesawat. Sekarang pesawat udah jadi. Dites udah bisa bikin burung2 pada minggir. Trus dijual sebagai pesawat komersial. Dikasih tempat duduk yg banyak beserta bagasinya.

Para penumpang yg pengen naek disuruh beli tiket. Biar g bingung, di tiket udah ada nomor bangku dimana dia harus duduk. Biasanya, 1-A, 1-B, 1-C ampe 1-F. Nomor duanya juga. Tapi coba liat deh.. urutin bangkunya. Dari nomer 1, 2, 3, 4…..,10, 11, 12, 14.. Hah??!! Habis 12, langsung 14. MENGAPA??!! (Ironis.. nyebelin.. ngeselin.. g logis.. balik k SD lg sana!!)

h1

Asus eee

February 4, 2008

Asus eeeNulis di blog dengan menyebut merk boleh g c? Biarin ah, asal g ngejelek2in tu produk. Cuma pengen mengeluarkan uneg2 aja. Dari dulu sbenernya pengen punya leptop. Tapi masih mahal bo’. Even yg harganya 4 juta-an, bwt aq masih mahal. Orang dulu ngrakit komputer seharga “cuma” 3 juta-an aja butuh waktu hampir 6 bulan. Enam bulan! Udah gt disertai dengan rasa kecewa. Kenapa? Waktu itu udah ngimpi beli Sempron 2500. Yang kata forum2 OC bisa ditarik ampe 4 GHz! Aq bela2in, beli seharga 600 rb-an. Setelah komputerku “berwujud” dan bisa jalan… Aq checking2 harga di rakitan. Ya ampun, tu Sempron harganya turun jadi 300 rb-an, Mmmhhhh…. !!!!

Sekarang pengen beli beli Leptop. Nemu berita di salah satu majalah komputer terkenal di Indonesia: mau ada leptop murah, keluarannya Asus lg. Sempet seneng coz menurut berita itu harganya cm US $ 199. Cari2 di internet, ada info di blognya Pak Harry Sufehmi. Belio mau mengusahakan pemesanan rame2. G lama kemudian, ada pameran komputer di JCC. Aq dateng. Trus liat ada Asus eee! Uuhhh.. senengnya. Sempet foto2 bareng juga :D

Tapi pas aq tanya harganya.. kok jadi hampir 2x lipat yak??? Selidik punya selidik, hukum ekonomi yg berbicara. Katanya nih, barangnya terbatas. G diproduksi banyak2. Mo beli aja mesti inden. (Huh! Mau niru2 produk berlabel “Komuni-kotor” itu y???)

Nunggu lama..ternyata g nongol juga tu produk di pasaran. Sementara Pak Harry Sufehmi jg sepertinya udah nyerah ama tu produk. Yah.. pucuk dicinta ulamnya nggak tiba tiba juga… :D

h1

The Value of Knowledge

February 4, 2008

DiskusiSeperti biasa, aq tuh orangnya suka ‘keep questioning why’. Kali ini, aq bertanya-tanya tentang ilmu, knowledge, pengetahuan.. dan semacamnya.

Yg aq tanyakan, sebenarnya ilmu itu milik siapa sih? Apa iya ilmu itu diperdagangkan? Bentar..bentar..bentar.. Aq tau, untuk mendapatkan ilmu itu ada 6 syaratnya:

… … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

    1. Dzaka’ (Kecerdasan)
    2. Khirs (Tamak akan ilmu)
    3. Dirham (Money, duit, kepeng..)
    4. Ijtihad (Kesungguhan)
    5. Shukhbatul Ustadz (Mengakrabkan diri dg Guru)
    6. Thuluzzaman (Nid a long time bro..)

        Kembali pada tadi.. Emang, untuk mendapat ilmu kita harus kluar duit. Dalam artian, butuh buku iya, butuh pena, alat tulis, bahan percobaan iya.. Itu emang bwt ngedapetinnya bth duit. Yg aq tanyakan: Kalo seseorang menuntut ilmu, dan dia bertemu dg orang yg punya ilmu. Trus, hanya dg modal ngomong aja, sbenernya bs tuh transfer ilmu. Tapi.. ntah gimana caranya kok jadi suatu kelaziman kalo mo dapet ilmu tuh harus BAYAR ato yg semacamnya. Ada lagi malah yg mematenkan ilmunya dengan dalih Hak atas Kekayaan Intelektual.

        Ada jg yg pelit ilmu. Punya pengetahuan, tapi g mau bagi2 sama orang lain. Mungkin hanya ingin merasa spesial. Artinya, dengan hanya dia yang tahu, dia jadi spesial. Dan dia nyaman dengan keadaan itu. Dia tidak ingin orang tahu apa yang ia ketahui. Karena, dengan kondisi itu, dia akan senantiasa menjadi “The special one”.

        Brader en Sister, sebenernya, ilmu/pengetahuan itu milik siapa sih? Bijak-kah kita menyimpannya untuk diri kita sendiri? Bukankah penyebaran ilmu berbanding lurus dengan kemajuan? Semakin ilmu tersebar, maka semakin majulah komunitas di sekitar. Sejarah sudah membuktikan berulang kali. Sejarah dianggap terkutuknya mesin cetak, sejarah Sekolah Ongko Loro, sejarah digantungnya Copernicus, sejarah.. ah, sudah banyak sejarah bercerita kepada kita :D

        Share the knowledge Bro, Sist. Maybe u’re not special anymore at that time but.. Believe me, u can pull ur ability as far as u want. And that means: U’re growing, improving, and being better than before! :D

        Don’t be a fool. Di luar sana kebudayaan seperti ini udah berkembang pesat. Sementara kita masih dilenakan dg status Quo kita. Seperti yang disebut sebagai “Raja-raja Jawa jaman dahulu” oleh Mbah Pram. Pada akhirnya? Sejarah bercerita kepada kita. Mau mengulangi hal yang sama? :D

        h1

        Baca Buku

        February 3, 2008

        Bumi ManusiaMmmh.. udah lama g baca buku. Padahal, dulu tuh aq suka lho baca2 buku. Dulu interest-nya baca buku2 psikologi sama manajemen-bisnis. Terakhir buku yg aq baca, judulnya Bumi Manusia, karangannya Pramodya Ananta Toer (Hari gini br baca buku itu?). Genrenya novel, tetralogi katanya. Itu buku yg pertama, masih ada 3 buku lg berarti. Bdw, ternyata itu buku dulu sempet dilarang yak? Padahal ceritanya lumayan bgs lho. Tp gimana ya, emang rada “menyeret” c.. Pantes kalo dulu dilarang.

        Menyeret yg aq maksut, Mbah Pram kayaknya mau menanamkan faham yang dia yakini kepada pembaca. Kalimat2 seperti “Kita harus berterimakasih kepada semua hal yang memberi kita kehidupan..” (Kurang lebih gt bunyinya). Mungkin kata2 tersebut dianggap sebagai suatu NILAI yang baik. Tapi, kalo dipikir lebih lanjut.. apa trus g menafikkan keberadaan Allah?? Pikir deh…

        Trus tentang si Minke yg ‘tinggal’ serumah sama pacarnya. Dalam novel itu, seolah2 opini kita dibentuk bahwa: Asal tidak melakukan hal2 yang dilarang, g masalah kok. Itu kan pikiran negatif orang saja.. Padahal kalo kita mau mengakui, hal itu kan bs menimbulkan fitnah ya.. Itu cm sedikit contoh yg mungkin membuat novel ini ‘rada kontroversial’.

        Bwt yg mau baca novel ini, sok aja atuh. Tp saran aq c, tetep yakin dengan apa yg kita yakini. Sejauh ini ceritanya bagus, salut buat Mbah Pram. Meskipun menggunakan gaya bahasa Indonesia lama, tapi pilihan2 katanya, metode penceritaannya, pendeskripsiannya, bagus banget.

        Terlepas dari kontroversi novel ini, ada banyak hal yang bisa kita ambil darinya. Nilai2 seperti kebangsaan, jati diri, persamaan hak, kejantanan, kegigihan bisa kita temui di dalamnya. Pribadi Minke yang mungkin dewasa ini banyak berada dalam diri kita. Jiwa yang mempunyai dualisme kepribadian. Disisi lain, pribadi kita adalah pribadi orang timur. Namun di lain pihak, kita dicekoki pendidikan ala barat. Perkembangan diri yang ‘melencong’ ini yg mungkin kalo kita bilang: Gue bgt niy! So, bs jadi tempat kita untuk berkaca, memotivasi diri, dan menimbang. Mbah Pram kalo cerita emang hebat! :D G sabar pengen baca Buku 2, 3 sama yg terakirnya. Habis itu, mo baca buku ttg Gajahmada, Laskar Pelangi n sekuel2nya, sama Buku2nya Paulo Coelho. Terlambat? Biarin!

        h1

        Kisah sedih di Malam Minggu

        February 2, 2008

        ..I feel it like a Monday but someday I’ll be Saturday nite
        Bon Jovi – Saturday Nite

        Siluet

        Sabtu malam Minggu..
        Mungkin banyak yg menantikan saat2 kayak gini. Tp, bwt High Quality Jomblo macam aq, malam Minggu tuh sama aja kayak malam yg laen. Kalo boleh milih, enakan malam Sabtu. Why?
        Kalo malam Minggu: Berarti waktu nyantai cm tinggal 1 hari lg. Kalo malam Sabtu: Masih ada 2 kedepan hari buat “Lazy Time” Hehehehehe..

        Tp malam Minggu yg ini g asik. Masih banyak kerjaan. Minggu depan UAS, blom ngerjain tugas. Tgl 13-15 DL ma Kasubdit k Medan. Sama Kasubdit bo’! Berarti aq g bs nyantai2.. Berarti aq hars mempersiapkan segalanya.. Secara, aq tuh blom banyak menguasai peraturan, n msh minim pengalaman. Ilmu msh seujung kuku, pengalaman warnanya masih ijo..

        Bsk aq hrs nebus tiket. Uda gt, blom bayar kos2an. Blom bayar kuliah.. Aaaarrggghhh..!! Dan yg paling menyedihkan, kalo aq itung2, uang-ku bwt modal idup bulan ini tinggal 700 rb-an.. 700 rb bwt sebulan bo’! Makan apa aq nanti (T_T)

        Hehehehe.. believe in God! He’ll give you rizqi from the way that u’ve never imagined before!
        Chayooo!!

        h1

        Questions of Madness

        January 29, 2008

        Mengapa

        Mengapa orang kadang tidak mau mengantri dengan fair?
        Mengapa orang cenderung berlama-lama di ATM?
        Mengapa orang tidak mau mengakui kelemahannya?
        Mengapa, apabila ada suatu masalah, orang cenderung menyalahkan orang lain?
        Mengapa orang enggan mengatakan “Maaf saya tidak tahu”?
        Mengapa orang bersikap “Ah.. Asal gue selamat, peduli amat ama nasib lo”
        Mengapa orang cenderung memihak berdasarkan kekuatan, bukan berdasarkan kebenaran?
        Mengapa orang menutupi kelemahannya dengan bersikap kasar?
        Mengapa orang suka menindas yang lemah demi kepentingan pribadinya?
        Mengapa orang cuma berpikir “Apa yg bisa gue dapat” daripada berpikir “Apa yg bisa gue berikan”?
        Mengapa….????!