
Bermain Api..
August 28, 2010
Reviving this blog =)
April 21, 2010- Here I stand, all alone.. Trying to fight the pain
from a broken heart-
White Lion – Broken Heart
Mau nulis apa ya..?? Bingung.. Terlalu banyak yang mau ditulis, sampe bingung harus mulai dari mana.. Hhaha.. Heran, aq masih bisa ketawa, padahal yang ada di benak tu sisa2 rasa sakit. Kejadian 6 tahun yang lalu terulang: Belum juga nembak, eh udah ditolak.. nasib..nasib.. =D
Mungkin hari Kartini sedikit banyak menginspirasi wanita Indonesia: “Gw juga bisa berkuasa atas semua lelaki… Lelaki harus tunduk dan merengek2 padaku.. Gw cantik, jadi gw yang milih laki2.. Gw enggak mau kalah sama lelaki, pokoknya harus MENANG.. ” dan sebagainya. Mungkin, dulu kaum wanita ini memiliki pengalaman tidak menyenangkan dengan perlakuan salah seorang dari kaum lelaki. Namun, setelah mengalami hal buruk itu, mereka lalu dendam dan men-generalisir bahwa semua lelaki sama saja. Padahal kan kenyataannya enggak seperti itu.
Akibatnya, beberapa lelaki baik2 yang tidak tahu apa2, polos, lugu sudah di-su’udzoni dan dipermainkan oleh wanita tadi. Lelaki lugu itupun lalu merasa sakit akibat sikap sang wanita. Karena masih lugu dan cupu, lelaki tadi lalu memiliki persepsi yang sama: Semua wanita itu sombong, egois, maunya menang sendiri, selalu ingin dipuja, dikagumi, semua lelaki harus tunduk pada kemauannya..
Kalo sudah begini, lalu pertanyaannya: Masih mungkinkah ada cinta?
Keadaan ini persis seperti saat Naruto ditanya oleh Nagato. Mungkin sebagian orang akan menyerah. Namun, Naruto tidak. Cerita itu..sangat inspiratif bagiku. Kartun memang, tapi setidaknya dapat memberikan sedikit encuragement bagi orang yang lagi down seperti saya.. T.T
Anyway, ada blog bagus, yg kayaknya bernasib sama kayak aku. Alamatnya di atsutane.net. Gambar di postingan inipun ngopi dari sana (Blom ngomong sama yg punya) Hhehehe.. Kalo bener jalan kami sama, 2 bulan lagi akan ada gambar ini:
Dia juga bilang: “Well… i wont give up… Unless she become someone wife, i wont stop from chasing her…” Hhaha.. gw banget!! ^^
**Hhaha.. ternyata yang ditulis nggak sebanyak yang dibayangkan tadi.. =D**

One shot one dream!
February 7, 2009
Strongest Love
- “People live their lives bound by what they accept as correct and true. That’s how they define “Reality.” But what does it mean to be “correct” or “true”? Merely vague concepts… their “reality” may all be a mirage. Can we consider them to simply be living in their own world, shaped by their beliefs?”
The clash of blood and a brothers love…..He watched him from a distance with only his brother in mind….Love at its strongest -
Taken From: th0m3s @ forums.narutofan.com
Yang jago basa linggis, terjemahin donk… (lol)

I’m Back!
January 31, 2009
I'm back!
Setelah sekian lama mengasingkan diri di Myobokuzan.. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke dunia maya. Udah berapa bulan ya? Ah, g penting.. Yang penting saya udah kembali. Meskipun agak telat, gong si facay dulu, haiaaa..
Mengingat gong si facay..
Menimbang perlunya membikin resolusi
Memutuskan: Membuat resolusi!
Resolusi Tahun Ini:
- Menyempurnakan diri, sehingga pada akhir tahun saya bisa menyejajarkan diri dengan Itachi (pasti ada yang comment: Apa hubungannya?)
- Menjadi PPK yang baik
- Meninggalkan Windows dan kejahiliyahan2 yang dibawanya
- Memberi ucapan selamat ulang tahun pada “nya” (Siapakah “nya”? nya-plok? nya-kar? ato.. nya-thek.. hhehehe)
- Membuat simpanan penyangga (Bukan istri simpanan lho ya..)
- Membuat aplikasi persuratan sederhana pake VB
- Become a usefull member of the team
Yah.. tujuh dulu aja.. soalnya, tujuh itu angka istimewa.. Tujuh itu, nomornya Mas Beckham sewaktu kerja di MU (Sekarang dilungsur sama Dhek Ronaldo). Tujuh itu, dipake pada istilah maknificent seven. Dan yang paling penting: di komik naruto dipake buat menamai sebuah kelompok elit, Seven Swordsmen. Dengan Kisame sebagai salah satunya (Chayo Kisame!).
Menunjuk poin kedua resolusi diatas, itu berkenaan dengan telah ditunjuknya diri saya untuk menjadi PPK (Kata seorang teman: Jadi PPK? Iikh.. Najis tralala!). Emang, apa sih PPK itu? Apa bedanya sama BPK? Kok kedengarannya mirip2 juga sama KPK? Di tulisan saya yang berikutnya, akan saya jelaskan sedikit tentang PPK beserta hubungannya dengan singkatan2 lain diatas..

Shuriken DL
August 26, 2008
Shuriken
Hari DL telah tiba.. Hahaha..
Kawan, inilah modal2 kita:
1. Pertanyaan Standar
2. Contoh Laporan yg uda dibuat oleh Mas Amri
Pertanyaan Standar
Tujuan kegiatan adalah (sesuai TOR) :
-
Mengetahui hibah-hibah yang diterima oleh daerah secara langsung dari donor luar negeri
-
Mengetahui pengelolaan hibah yang dilakukan oleh daerah
-
Mengetahui kegiatan-kegiatan yang dibiayai dari hibah
-
Memperbaharui profil hibah daerah berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan pemetaan lanjutan di daerah
-
Membuat rekomendasi terhadap temuan di lapangan
-
Penyusunan dan pemutakhiran data hibah daerah.
Contoh Laporan
Yang Harus Dilaporkan:
1. Dasar Hibah, meliputi: Rincian Umum dan Perikatan.
- Rincian Umum
- Perikatan
2. Rincian Kegiatan
- Perencanaan Kegiatan
- Pelaksanaan Kegiatan
- Pelaporan/Pertanggungjawaban
3. Penyaluran Dana
- Prosedur Penyaluran Dana
- Monitoring dan Evaluasi
4. Administrasi di Daerah

Eksistensi
March 12, 2008Setiap orang butuh untuk merasa eksis. Mereka ingin diakui keberadaanya. Terlepas dari bagaimana sifat seserang, baik itu orang extrovert maupun introvert, mereka membutuhkan pengakuan. Pengakuan dari komunitas sekitarnya bahwa dia ada. Pengakuan tersebut bisa berupa interaksi, komunikasi, gud intention, dan yg semacamnya. Tanpa pengakuan seperti itu, manusia akan merasa kesepian, merasa to be let down in the dark, merasa tersisihkan dan termarjinalkan.
Ada kalanya, orang mempunyai sifat dominan. Artinya, dalam suatu komunitas, keberadaanya cukup diakui bahkan bisa mengarahkan/membentuk opini dalam komunitas tersebut. Sayangnya, tidak semua orang yang dominan itu baik sifatnya. Alih2 untuk “menggandeng” orang yg kurang dominan, yang dilakukan justru menenggelamkan orang yang kurang dominan. Orang yg kurang dominan akan merasa diacuhkan, tersisih, dan tidak dianggap.
Mungkin orang yang kurang dominan itu dianggap “tidak gaul”. Dan orang yang dominan itu dianggap “gaul”. Kalo udah pernah baca Naruto, pasti tau apa arti eksistensi. Aq eksis, kamu eksis, dan kita eksis. Dan janganlah eksistensi itu digunakan untuk menghapus eksistensi lain. Karena, yang demikian itu seperti peribahasa: Teman makan teman.. (Apa hubungannya ya? Mbuh.. inyong juga g ngarti..hehehe)
- Tulisan ini telah diedit karena sebelumnya berpotensi mengakibatkan kanker, impotensi, kehamilan, dan hal-hal yang tidak diinginkan.. -

Modern Myth
February 4, 2008
Hare gene percaya mitos???!!
Percaya g percaya, teserah. Tau pesawat kan? (Sori bwt yg udah langganan naek pesawat). Pesawat itu ya, kan dibikin dengan penuh perhitungan yg amat2 logis. Sampe para pakar pesawat terbang pada botak kepalanya untuk memikirkan gimana cara mbikin pesawat. Sekarang pesawat udah jadi. Dites udah bisa bikin burung2 pada minggir. Trus dijual sebagai pesawat komersial. Dikasih tempat duduk yg banyak beserta bagasinya.
Para penumpang yg pengen naek disuruh beli tiket. Biar g bingung, di tiket udah ada nomor bangku dimana dia harus duduk. Biasanya, 1-A, 1-B, 1-C ampe 1-F. Nomor duanya juga. Tapi coba liat deh.. urutin bangkunya. Dari nomer 1, 2, 3, 4…..,10, 11, 12, 14.. Hah??!! Habis 12, langsung 14. MENGAPA??!! (Ironis.. nyebelin.. ngeselin.. g logis.. balik k SD lg sana!!)

Asus eee
February 4, 2008
Nulis di blog dengan menyebut merk boleh g c? Biarin ah, asal g ngejelek2in tu produk. Cuma pengen mengeluarkan uneg2 aja. Dari dulu sbenernya pengen punya leptop. Tapi masih mahal bo’. Even yg harganya 4 juta-an, bwt aq masih mahal. Orang dulu ngrakit komputer seharga “cuma” 3 juta-an aja butuh waktu hampir 6 bulan. Enam bulan! Udah gt disertai dengan rasa kecewa. Kenapa? Waktu itu udah ngimpi beli Sempron 2500. Yang kata forum2 OC bisa ditarik ampe 4 GHz! Aq bela2in, beli seharga 600 rb-an. Setelah komputerku “berwujud” dan bisa jalan… Aq checking2 harga di rakitan. Ya ampun, tu Sempron harganya turun jadi 300 rb-an, Mmmhhhh…. !!!!
Sekarang pengen beli beli Leptop. Nemu berita di salah satu majalah komputer terkenal di Indonesia: mau ada leptop murah, keluarannya Asus lg. Sempet seneng coz menurut berita itu harganya cm US $ 199. Cari2 di internet, ada info di blognya Pak Harry Sufehmi. Belio mau mengusahakan pemesanan rame2. G lama kemudian, ada pameran komputer di JCC. Aq dateng. Trus liat ada Asus eee! Uuhhh.. senengnya. Sempet foto2 bareng juga
Tapi pas aq tanya harganya.. kok jadi hampir 2x lipat yak??? Selidik punya selidik, hukum ekonomi yg berbicara. Katanya nih, barangnya terbatas. G diproduksi banyak2. Mo beli aja mesti inden. (Huh! Mau niru2 produk berlabel “Komuni-kotor” itu y???)
Nunggu lama..ternyata g nongol juga tu produk di pasaran. Sementara Pak Harry Sufehmi jg sepertinya udah nyerah ama tu produk. Yah.. pucuk dicinta ulamnya nggak tiba tiba juga…

The Value of Knowledge
February 4, 2008
Seperti biasa, aq tuh orangnya suka ‘keep questioning why’. Kali ini, aq bertanya-tanya tentang ilmu, knowledge, pengetahuan.. dan semacamnya.
Yg aq tanyakan, sebenarnya ilmu itu milik siapa sih? Apa iya ilmu itu diperdagangkan? Bentar..bentar..bentar.. Aq tau, untuk mendapatkan ilmu itu ada 6 syaratnya:
… … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …
- Dzaka’ (Kecerdasan)
- Khirs (Tamak akan ilmu)
- Dirham (Money, duit, kepeng..)
- Ijtihad (Kesungguhan)
- Shukhbatul Ustadz (Mengakrabkan diri dg Guru)
- Thuluzzaman (Nid a long time bro..)
Kembali pada tadi.. Emang, untuk mendapat ilmu kita harus kluar duit. Dalam artian, butuh buku iya, butuh pena, alat tulis, bahan percobaan iya.. Itu emang bwt ngedapetinnya bth duit. Yg aq tanyakan: Kalo seseorang menuntut ilmu, dan dia bertemu dg orang yg punya ilmu. Trus, hanya dg modal ngomong aja, sbenernya bs tuh transfer ilmu. Tapi.. ntah gimana caranya kok jadi suatu kelaziman kalo mo dapet ilmu tuh harus BAYAR ato yg semacamnya. Ada lagi malah yg mematenkan ilmunya dengan dalih Hak atas Kekayaan Intelektual.
Ada jg yg pelit ilmu. Punya pengetahuan, tapi g mau bagi2 sama orang lain. Mungkin hanya ingin merasa spesial. Artinya, dengan hanya dia yang tahu, dia jadi spesial. Dan dia nyaman dengan keadaan itu. Dia tidak ingin orang tahu apa yang ia ketahui. Karena, dengan kondisi itu, dia akan senantiasa menjadi “The special one”.
Brader en Sister, sebenernya, ilmu/pengetahuan itu milik siapa sih? Bijak-kah kita menyimpannya untuk diri kita sendiri? Bukankah penyebaran ilmu berbanding lurus dengan kemajuan? Semakin ilmu tersebar, maka semakin majulah komunitas di sekitar. Sejarah sudah membuktikan berulang kali. Sejarah dianggap terkutuknya mesin cetak, sejarah Sekolah Ongko Loro, sejarah digantungnya Copernicus, sejarah.. ah, sudah banyak sejarah bercerita kepada kita
Share the knowledge Bro, Sist. Maybe u’re not special anymore at that time but.. Believe me, u can pull ur ability as far as u want. And that means: U’re growing, improving, and being better than before!
Don’t be a fool. Di luar sana kebudayaan seperti ini udah berkembang pesat. Sementara kita masih dilenakan dg status Quo kita. Seperti yang disebut sebagai “Raja-raja Jawa jaman dahulu” oleh Mbah Pram. Pada akhirnya? Sejarah bercerita kepada kita. Mau mengulangi hal yang sama?

Baca Buku
February 3, 2008
Mmmh.. udah lama g baca buku. Padahal, dulu tuh aq suka lho baca2 buku. Dulu interest-nya baca buku2 psikologi sama manajemen-bisnis. Terakhir buku yg aq baca, judulnya Bumi Manusia, karangannya Pramodya Ananta Toer (Hari gini br baca buku itu?). Genrenya novel, tetralogi katanya. Itu buku yg pertama, masih ada 3 buku lg berarti. Bdw, ternyata itu buku dulu sempet dilarang yak? Padahal ceritanya lumayan bgs lho. Tp gimana ya, emang rada “menyeret” c.. Pantes kalo dulu dilarang.
Menyeret yg aq maksut, Mbah Pram kayaknya mau menanamkan faham yang dia yakini kepada pembaca. Kalimat2 seperti “Kita harus berterimakasih kepada semua hal yang memberi kita kehidupan..” (Kurang lebih gt bunyinya). Mungkin kata2 tersebut dianggap sebagai suatu NILAI yang baik. Tapi, kalo dipikir lebih lanjut.. apa trus g menafikkan keberadaan Allah?? Pikir deh…
Trus tentang si Minke yg ‘tinggal’ serumah sama pacarnya. Dalam novel itu, seolah2 opini kita dibentuk bahwa: Asal tidak melakukan hal2 yang dilarang, g masalah kok. Itu kan pikiran negatif orang saja.. Padahal kalo kita mau mengakui, hal itu kan bs menimbulkan fitnah ya.. Itu cm sedikit contoh yg mungkin membuat novel ini ‘rada kontroversial’.
Bwt yg mau baca novel ini, sok aja atuh. Tp saran aq c, tetep yakin dengan apa yg kita yakini. Sejauh ini ceritanya bagus, salut buat Mbah Pram. Meskipun menggunakan gaya bahasa Indonesia lama, tapi pilihan2 katanya, metode penceritaannya, pendeskripsiannya, bagus banget.
Terlepas dari kontroversi novel ini, ada banyak hal yang bisa kita ambil darinya. Nilai2 seperti kebangsaan, jati diri, persamaan hak, kejantanan, kegigihan bisa kita temui di dalamnya. Pribadi Minke yang mungkin dewasa ini banyak berada dalam diri kita. Jiwa yang mempunyai dualisme kepribadian. Disisi lain, pribadi kita adalah pribadi orang timur. Namun di lain pihak, kita dicekoki pendidikan ala barat. Perkembangan diri yang ‘melencong’ ini yg mungkin kalo kita bilang: Gue bgt niy! So, bs jadi tempat kita untuk berkaca, memotivasi diri, dan menimbang. Mbah Pram kalo cerita emang hebat!
G sabar pengen baca Buku 2, 3 sama yg terakirnya. Habis itu, mo baca buku ttg Gajahmada, Laskar Pelangi n sekuel2nya, sama Buku2nya Paulo Coelho. Terlambat? Biarin!




