h1

Shuriken DL

August 26, 2008

Hari DL telah tiba.. Hahaha..

Kawan, inilah modal2 kita:

1. Pertanyaan Standar

2. Contoh Laporan yg uda dibuat oleh Mas Amri


Pertanyaan Standar

Tujuan kegiatan adalah (sesuai TOR) :

  • Mengetahui hibah-hibah yang diterima oleh daerah secara langsung dari donor luar negeri

  • Mengetahui pengelolaan hibah yang dilakukan oleh daerah

  • Mengetahui kegiatan-kegiatan yang dibiayai dari hibah

  • Memperbaharui profil hibah daerah berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan pemetaan lanjutan di daerah

  • Membuat rekomendasi terhadap temuan di lapangan

  • Penyusunan dan pemutakhiran data hibah daerah.

No.

Uraian

Informasi yang Diperlukan

Pertanyaan

Dokumen

1

Dasar hibah

Informasi umum hibah

Nama program (misalnya: KHPPIA, Local Government Reform, dsb)

Kegiatan yang dilakukan (misalnya: pengadaan alat kesehatan, training, penyuluhan ke masyarakat, pembangunan gedung sekolah dsb)

Plafond/Nilai total hibah selama pelaksanaan kegiatan (jika tersedia)

Bentuk hibah (uang/barang/jasa; jika dalam bentuk barang/jasa, cek berupa apa, misalnya: kendaraan, bangunan, pelatihan, workshop, konsultan, dsb). Tidak perlu melakukan pemeriksaan fisik barang.

Waktu pelaksanaan kegiatan

Penjelasan umum kegiatan hibah

Perikatan hibah

Nama dokumen hibah

Contoh : CPAP, MOU, ROD dsb

Yang menandatangani dokumen hibah

Instansi terkait di Pusat (K/L)

Instansi terkait di Daerah (misalnya: Bappeda, Dinas Pendidikan, dsb)

2

Rincian kegiatan

Perencanaan kegiatan

Proses pengusulan (siapa yang mengusulkan dan kepada siapa, ada/tidak keterlibatan K/L )/inisiasi kegiatan dari donor?daerah?K/L

Dokumen perencanaan kegiatan hibah e.g. CPAP dan Pedoman Umum

Bentuk persetujuan donor atas pengusulan kegiatan berupa apa?

Dokumen yang memuat adanya persetujuan donor (Surat, RKT, dsb)

Pelaksanaan kegiatan

Yang melaksanakan kegiatan (dilaksanakan sendiri oleh donor atau instansi Pemda)

Instansi penerima manfaat kegiatan

Peranan pihak selain Pemda dan donor (instansi Pusat/masyarakat/LSM, jika ada)

Kegiatan yang dibiayai dari bantuan/hibah berupa apa saja?

Kegiatan yang dibiayai sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut?

Jumlah dana pendamping yang disediakan oleh daerah?

Pelaporan/pertanggungjawaban

Periode pelaporan (misalnya: per kegiatan, bulanan, kuartalan, semesteran, dan/atau tahunan)

Dokumen laporan kegiatan

  • laporan penggunaan dana per periode

  • laporan komprehensif tahun 2006 dan tahun 2007

  • laporan periodik tahun 2008 (jika tersedia)

Plafond/anggaran dan realisasi penarikan hibah (jika berupa uang) per tahun, tahun 2006 dan 2007.

Untuk pengisian profil hibah

RKT/AWP dan laporan realisasi kegiatan

Siapa yang menyusun laporan kegiatan (termasuk didalamnya jumlah dana yang dianggarkan dan digunakan) dan disampaikan kepada siapa (misalnya: Pemda kepada donor, Pemda kepada donor dan K/L, donor kepada K/L, donor untuk keperluan intern sendiri, dsb)

3

Penyaluran dana

(untuk hibah uang)

Prosedur penyaluran

Bagaimana dana dari (rekening) donor sampai ke (rekening) Pemda ( jelaskan proses perencanaan pengajuan dana oleh pemda, verifikasi oleh donor, otorisasi transfer dana, aplikasi penarikan dana, sampai dengan dana tersebut dikeluarkan oleh pemda)

Rekening Pemda dibuka atas nama siapa? dan Instansi mana saja yang mengelola?

Monitoring dan Evaluasi

Bagaimana pengawasan penggunaan dana oleh donor (misalnya: monev lapangan oleh donor, penugasan auditor eksternal/internal donor, dsb)

Apakah ada pihak lain selain donor yang melakukan pengawasan (K/L, Bawasda, dsb)

4

Penyerahan barang (untuk hibah barang)

Prosedur penyerahan

Bagaimana barang dari donor diterima oleh Pemda (cek alur proses: otorisasi penyerahan barang oleh donor, otorisasi penerimaan barang oleh Pemda)

Berita Acara serah terima

Siapa yang secara resmi menerima barang di Pemda (nama jabatan dan instansi, dalam kapasitas apa sehingga dapat menerima hibah barang, dsb)

Apakah ada pihak selain Pemda yang menggunakan/menerima manfaat langsung dari hibah barang (misalnya: pembangunan jaringan irigasi untuk petani, pembangunan pipa air, dsb)

Akuisisi oleh Pemda, apakah dicatat sebagai asset pemda?

5.

Hibah Jasa

Prosedur bantuan

Bagaimana jasa dari donor diterima oleh Pemda (cek alur proses pengajuan rencana kegiatan sampai dengan pelaksanaan kegiatan)

Kegiatan dilaksanakan oleh donornya sendiri atau oleh kontraktor yang disewa oleh donor

Siapa dan dari instansi mana yang secara resmi manfaat kegiatan dari jasa yang diberikan oleh donor

Apakah ada pihak selain Pemda yang menggunakan/menerima manfaat langsung dari hibah jasa (misalnya: capacity building untuk peningkatan kemampuan manajerial instansi pemda, dsb)

6.

Kesimpulan

7.

Informasi tambahan

Hibah-hibah lain yang ditemui selama pelaksanaan kegiatan

Contoh Laporan

Yang Harus Dilaporkan:

1. Dasar Hibah, meliputi: Rincian Umum dan Perikatan.

  • Rincian Umum

Nama Program Pembangunan Sumber Daya Manusia Dini untuk Kelangsungan Hidup, Perkembangan, Perlindunan Ibu dan Anak (KHPPIA)
Kegiatan pertemuan, sosialisasi, workshop, pelatihan, monitoring
Plafond hibah

(2006-2010)

Tidak tersedia
Realisasi hibah

(1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2007)

Rp 6.470.532.100
Bentuk hibah Uang
Waktu pelaksanaan 1 Januari 2006 s.d. 31 Desember 2010
  • Perikatan

Dokumen Hibah Country Program Action Plan (CPAP)

Annual Work Plan (AWP)/Rencana Kegiatan Tahunan (RKT)

Penandatangan dokumen hibah UNICEF, Bappenas, 14 Gubernur, 14 Ketua DPRD (CPAP)

UNICEF, Kepala Bappeda Provinsi/Kepala Dinas Provinsi terkait (AWP/RKT)

Instansi terkait di daerah Bappeda Prov. Sulsel

Dinas Pendidikan Prov. Sulsel

Dinas Kesehatan Prov. Sulsel

Instansi terkait di pusat Bappenas dan Depdagri
  • Apa

2. Rincian Kegiatan

  • Perencanaan  Kegiatan

Setiap akhir tahun sebelum tahun anggaran dimulai, Bappeda Propinsi Sulawesi Selatan mengkoordinasi seluruh rencana kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Tk. I, Dinas Kesehatan Tk. I dan Bappeda Tk. II di wilayah Propinsi Sulawesi Selatan yang dituangkan di dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT)/Annual Work Plan (AWP).

RKT/AWP dikonsultasikan kepada Ditjen Bangda, Departemen Dalam Negeri. RKT berupa rincian rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama 1 tahun, instansi penanggung jawabnya, kerangka waktu dan input dari pemerintah daerah dan UNICEF.

Hasil dari Rencana Kerja Tahunan diajukan kepada UNICEF Perwakilan Makassar untuk diverifikasi dan disetujui.

  • Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan oleh instansi terkait di Pemprov. Sulsel, yaitu Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan.

Proposal pendanaan diajukan kepada UNICEF Makassar Office oleh Bappeda, dan kegiatan dilaksanakan setelah dana diterima di rekening KHPPIA yang dikelola masing-masing instansi terkait.

  • Pelaporan/Pertanggungjawaban

Laporan pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban penggunaan dana disampaikan kepada UNICEF setiap 3 bulan. Kelalaian menyampaikan laporan tersebut dapat mengakibatkan tertundanya penyaluran dana untuk proposal berikutnya.

Apabila ada sisa dana di rekening untuk kegiatan yang diajukan selama periode 3 bulan tersebut, maka wajib dikembalikan kepada UNICEF Jakarta.

3. Penyaluran Dana

  • Prosedur Penyaluran Dana

Untuk jumlah hibah yang diberikan, UNICEF tidak pernah memberikan plafond hibahnya secara  keseluruhan.

Dari hasil RKT yang telah disetujui, setiap 3 bulan Bappeda mengajukan proposal kegiatan dan kebutuhan pencairan dana kepada UNICEF perwakilan Makassar.

UNICEF perwakilan Makassar memverifikasi kegiatan dan dana yang diajukan oleh Bappeda Propinsi Sulsel. Apabila kegiatan dinilai layak untuk didanai, UNICEF Jakarta mentransfer sejumlah dana berdasarkan hasil verifikasi kepada Rekening KHPPIA yang dikelola oleh Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan setelah dana diterima, dan selanjutnya Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan menyusun laporan kegiatan dan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana kepada UNICEF Makassar.

Pengajuan proposal dan kebutuhan dana untuk periode berikutnya harus dilampiri dengan laporan periode sebelumnya.

  • Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh UNICEF Jakarta. Selain UNICEF, tidak ada pihak lain yang melakukan monev.

4. Administrasi di Daerah

Rekening KHPPIA dikelola oleh instansi terkait (Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan). Rekening tersebut bukan merupakan bagian dari RKUD. Dalam rangka pengelolaan rekening KHPPIA, Pemegang Uang Muka Kerja (PUMK) dan Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) ditunjuk oleh masing-masing pimpinan instansi. PUMK mengeluarkan dana hibah dari rekening KHPPIA berdasarkan permintaan dari PJOK. PJOK menyampaikan laporan kegiatan dan pertanggungjawaban penggunaan dana kepada PUMK. Laporan tersebut ditandatangani oleh PUMK dan PJOK, disahkan oleh masing-masing pimpinan instansi, dan disampaikan kepada UNICEF Makassar. Penerimaan dana hibah tidak dilaporkan kepada Bagian Keuangan sehingga tidak dicatat dalam APBD.

h1

Modern Myth

February 4, 2008

MitosHare gene percaya mitos???!!
Percaya g percaya, teserah. Tau pesawat kan? (Sori bwt yg udah langganan naek pesawat). Pesawat itu ya, kan dibikin dengan penuh perhitungan yg amat2 logis. Sampe para pakar pesawat terbang pada botak kepalanya untuk memikirkan gimana cara mbikin pesawat. Sekarang pesawat udah jadi. Dites udah bisa bikin burung2 pada minggir. Trus dijual sebagai pesawat komersial. Dikasih tempat duduk yg banyak beserta bagasinya.

Para penumpang yg pengen naek disuruh beli tiket. Biar g bingung, di tiket udah ada nomor bangku dimana dia harus duduk. Biasanya, 1-A, 1-B, 1-C ampe 1-F. Nomor duanya juga. Tapi coba liat deh.. urutin bangkunya. Dari nomer 1, 2, 3, 4…..,10, 11, 12, 14.. Hah??!! Habis 12, langsung 14. MENGAPA??!! (Ironis.. nyebelin.. ngeselin.. g logis.. balik k SD lg sana!!)

h1

Asus eee

February 4, 2008

Asus eeeNulis di blog dengan menyebut merk boleh g c? Biarin ah, asal g ngejelek2in tu produk. Cuma pengen mengeluarkan uneg2 aja. Dari dulu sbenernya pengen punya leptop. Tapi masih mahal bo’. Even yg harganya 4 juta-an, bwt aq masih mahal. Orang dulu ngrakit komputer seharga “cuma” 3 juta-an aja butuh waktu hampir 6 bulan. Enam bulan! Udah gt disertai dengan rasa kecewa. Kenapa? Waktu itu udah ngimpi beli Sempron 2500. Yang kata forum2 OC bisa ditarik ampe 4 GHz! Aq bela2in, beli seharga 600 rb-an. Setelah komputerku “berwujud” dan bisa jalan… Aq checking2 harga di rakitan. Ya ampun, tu Sempron harganya turun jadi 300 rb-an, Mmmhhhh…. !!!!

Sekarang pengen beli beli Leptop. Nemu berita di salah satu majalah komputer terkenal di Indonesia: mau ada leptop murah, keluarannya Asus lg. Sempet seneng coz menurut berita itu harganya cm US $ 199. Cari2 di internet, ada info di blognya Pak Harry Sufehmi. Belio mau mengusahakan pemesanan rame2. G lama kemudian, ada pameran komputer di JCC. Aq dateng. Trus liat ada Asus eee! Uuhhh.. senengnya. Sempet foto2 bareng juga :D

Tapi pas aq tanya harganya.. kok jadi hampir 2x lipat yak??? Selidik punya selidik, hukum ekonomi yg berbicara. Katanya nih, barangnya terbatas. G diproduksi banyak2. Mo beli aja mesti inden. (Huh! Mau niru2 produk berlabel “Komuni-kotor” itu y???)

Nunggu lama..ternyata g nongol juga tu produk di pasaran. Sementara Pak Harry Sufehmi jg sepertinya udah nyerah ama tu produk. Yah.. pucuk dicinta ulamnya nggak tiba tiba juga… :D

h1

The Value of Knowledge

February 4, 2008

DiskusiSeperti biasa, aq tuh orangnya suka ‘keep questioning why’. Kali ini, aq bertanya-tanya tentang ilmu, knowledge, pengetahuan.. dan semacamnya.

Yg aq tanyakan, sebenarnya ilmu itu milik siapa sih? Apa iya ilmu itu diperdagangkan? Bentar..bentar..bentar.. Aq tau, untuk mendapatkan ilmu itu ada 6 syaratnya:

… … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

    1. Dzaka’ (Kecerdasan)
    2. Khirs (Tamak akan ilmu)
    3. Dirham (Money, duit, kepeng..)
    4. Ijtihad (Kesungguhan)
    5. Shukhbatul Ustadz (Mengakrabkan diri dg Guru)
    6. Thuluzzaman (Nid a long time bro..)

        Kembali pada tadi.. Emang, untuk mendapat ilmu kita harus kluar duit. Dalam artian, butuh buku iya, butuh pena, alat tulis, bahan percobaan iya.. Itu emang bwt ngedapetinnya bth duit. Yg aq tanyakan: Kalo seseorang menuntut ilmu, dan dia bertemu dg orang yg punya ilmu. Trus, hanya dg modal ngomong aja, sbenernya bs tuh transfer ilmu. Tapi.. ntah gimana caranya kok jadi suatu kelaziman kalo mo dapet ilmu tuh harus BAYAR ato yg semacamnya. Ada lagi malah yg mematenkan ilmunya dengan dalih Hak atas Kekayaan Intelektual.

        Ada jg yg pelit ilmu. Punya pengetahuan, tapi g mau bagi2 sama orang lain. Mungkin hanya ingin merasa spesial. Artinya, dengan hanya dia yang tahu, dia jadi spesial. Dan dia nyaman dengan keadaan itu. Dia tidak ingin orang tahu apa yang ia ketahui. Karena, dengan kondisi itu, dia akan senantiasa menjadi “The special one”.

        Brader en Sister, sebenernya, ilmu/pengetahuan itu milik siapa sih? Bijak-kah kita menyimpannya untuk diri kita sendiri? Bukankah penyebaran ilmu berbanding lurus dengan kemajuan? Semakin ilmu tersebar, maka semakin majulah komunitas di sekitar. Sejarah sudah membuktikan berulang kali. Sejarah dianggap terkutuknya mesin cetak, sejarah Sekolah Ongko Loro, sejarah digantungnya Copernicus, sejarah.. ah, sudah banyak sejarah bercerita kepada kita :D

        Share the knowledge Bro, Sist. Maybe u’re not special anymore at that time but.. Believe me, u can pull ur ability as far as u want. And that means: U’re growing, improving, and being better than before! :D

        Don’t be a fool. Di luar sana kebudayaan seperti ini udah berkembang pesat. Sementara kita masih dilenakan dg status Quo kita. Seperti yang disebut sebagai “Raja-raja Jawa jaman dahulu” oleh Mbah Pram. Pada akhirnya? Sejarah bercerita kepada kita. Mau mengulangi hal yang sama? :D

        h1

        Baca Buku

        February 3, 2008

        Bumi ManusiaMmmh.. udah lama g baca buku. Padahal, dulu tuh aq suka lho baca2 buku. Dulu interest-nya baca buku2 psikologi sama manajemen-bisnis. Terakhir buku yg aq baca, judulnya Bumi Manusia, karangannya Pramodya Ananta Toer (Hari gini br baca buku itu?). Genrenya novel, tetralogi katanya. Itu buku yg pertama, masih ada 3 buku lg berarti. Bdw, ternyata itu buku dulu sempet dilarang yak? Padahal ceritanya lumayan bgs lho. Tp gimana ya, emang rada “menyeret” c.. Pantes kalo dulu dilarang.

        Menyeret yg aq maksut, Mbah Pram kayaknya mau menanamkan faham yang dia yakini kepada pembaca. Kalimat2 seperti “Kita harus berterimakasih kepada semua hal yang memberi kita kehidupan..” (Kurang lebih gt bunyinya). Mungkin kata2 tersebut dianggap sebagai suatu NILAI yang baik. Tapi, kalo dipikir lebih lanjut.. apa trus g menafikkan keberadaan Allah?? Pikir deh…

        Trus tentang si Minke yg ‘tinggal’ serumah sama pacarnya. Dalam novel itu, seolah2 opini kita dibentuk bahwa: Asal tidak melakukan hal2 yang dilarang, g masalah kok. Itu kan pikiran negatif orang saja.. Padahal kalo kita mau mengakui, hal itu kan bs menimbulkan fitnah ya.. Itu cm sedikit contoh yg mungkin membuat novel ini ‘rada kontroversial’.

        Bwt yg mau baca novel ini, sok aja atuh. Tp saran aq c, tetep yakin dengan apa yg kita yakini. Sejauh ini ceritanya bagus, salut buat Mbah Pram. Meskipun menggunakan gaya bahasa Indonesia lama, tapi pilihan2 katanya, metode penceritaannya, pendeskripsiannya, bagus banget.

        Terlepas dari kontroversi novel ini, ada banyak hal yang bisa kita ambil darinya. Nilai2 seperti kebangsaan, jati diri, persamaan hak, kejantanan, kegigihan bisa kita temui di dalamnya. Pribadi Minke yang mungkin dewasa ini banyak berada dalam diri kita. Jiwa yang mempunyai dualisme kepribadian. Disisi lain, pribadi kita adalah pribadi orang timur. Namun di lain pihak, kita dicekoki pendidikan ala barat. Perkembangan diri yang ‘melencong’ ini yg mungkin kalo kita bilang: Gue bgt niy! So, bs jadi tempat kita untuk berkaca, memotivasi diri, dan menimbang. Mbah Pram kalo cerita emang hebat! :D G sabar pengen baca Buku 2, 3 sama yg terakirnya. Habis itu, mo baca buku ttg Gajahmada, Laskar Pelangi n sekuel2nya, sama Buku2nya Paulo Coelho. Terlambat? Biarin!

        h1

        Kisah sedih di Malam Minggu

        February 2, 2008

        ..I feel it like a Monday but someday I’ll be Saturday nite
        Bon Jovi - Saturday Nite

        Siluet

        Sabtu malam Minggu..
        Mungkin banyak yg menantikan saat2 kayak gini. Tp, bwt High Quality Jomblo macam aq, malam Minggu tuh sama aja kayak malam yg laen. Kalo boleh milih, enakan malam Sabtu. Why?
        Kalo malam Minggu: Berarti waktu nyantai cm tinggal 1 hari lg. Kalo malam Sabtu: Masih ada 2 kedepan hari buat “Lazy Time” Hehehehehe..

        Tp malam Minggu yg ini g asik. Masih banyak kerjaan. Minggu depan UAS, blom ngerjain tugas. Tgl 13-15 DL ma Kasubdit k Medan. Sama Kasubdit bo’! Berarti aq g bs nyantai2.. Berarti aq hars mempersiapkan segalanya.. Secara, aq tuh blom banyak menguasai peraturan, n msh minim pengalaman. Ilmu msh seujung kuku, pengalaman warnanya masih ijo..

        Bsk aq hrs nebus tiket. Uda gt, blom bayar kos2an. Blom bayar kuliah.. Aaaarrggghhh..!! Dan yg paling menyedihkan, kalo aq itung2, uang-ku bwt modal idup bulan ini tinggal 700 rb-an.. 700 rb bwt sebulan bo’! Makan apa aq nanti (T_T)

        Hehehehe.. believe in God! He’ll give you rizqi from the way that u’ve never imagined before!
        Chayooo!!

        h1

        Questions of Madness

        January 29, 2008

        Mengapa

        Mengapa orang kadang tidak mau mengantri dengan fair?
        Mengapa orang cenderung berlama-lama di ATM?
        Mengapa orang tidak mau mengakui kelemahannya?
        Mengapa, apabila ada suatu masalah, orang cenderung menyalahkan orang lain?
        Mengapa orang enggan mengatakan “Maaf saya tidak tahu”?
        Mengapa orang bersikap “Ah.. Asal gue selamat, peduli amat ama nasib lo”
        Mengapa orang cenderung memihak berdasarkan kekuatan, bukan berdasarkan kebenaran?
        Mengapa orang menutupi kelemahannya dengan bersikap kasar?
        Mengapa orang suka menindas yang lemah demi kepentingan pribadinya?
        Mengapa orang cuma berpikir “Apa yg bisa gue dapat” daripada berpikir “Apa yg bisa gue berikan”?
        Mengapa….????!

        h1

        firstPost o’Mine

        December 13, 2007

        1.png

        Hohoho… ternyata eh ternyata.. si WordPress ni g sopan y??

        Masak firstPost blog ini “diserobot” ama dia. OK deh ya, secara dia yg punya kapling ni blog dan qt2 cm numpang gratis. Karena didikan kesopanan dan amat menghargai orang lain, maka postingan “Hello World” dari WordPress tidak saya hapus.

        Gpp deh, itung2 bs jadi peng-ingat2 “langkah” pertama dalam ngeblog. Harapan kedepannya, semoga WordPress tetap jaya selalu, tambah sukses, bisa jadi site terkenal diseluruh dunia.. dll. -Ngiklanin WordPress kyk gini ntar dapet apa y? Hehehe-

        Oia, kalo sebaliknya, ngritik WordPress apalagi nge-jelek2in, kira2 nyang punya WordPress tau g ya???< -Pertanyaan bodoh…

        Trus kalo mau insert emoticon gimana c?? <-Lagi, pertanyaan bodoh…

        h1

        Hello world!

        March 28, 2007

        Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!